
TANK AMX-13 RECOVERY
Versi yang dimiliki TNI AD adalah buatan tahun 1963 dan mulai dioperasikan TNI AD pada tahun 1978.
Panser ringan ini dirancang dengan bodi streamline dan telah dibeli Indonesia dari Amerika Serikat pada tahun 1985.
Panser ringan ini dirancang dengan bodi streamline dan telah dibeli Indonesia dari Amerika Serikat pada tahun 1985.
Crew: 1 pengemudi dan 1 penembak
Lebar: 2,06 meter
Tinggi: 2,16 meter
Panjang: 5,01 meter
Konfigurasi: 4×4
Berat Tempur: 7,24 ton
Jarak Tempuh: 1287 Km
Kecepatan Maksimum: 96 Km per jam
Kapasitas Bahan Bakar: 378 liter

Versi yang dimiliki TNI AD adalah buatan tahun 1963 dan mulai dioperasikan TNI AD pada tahun 1978.

Panser APR V1, yang merupakan pengembangan dari purwarupa Angkut Personel Ringan-1V (APR-1V), adalah kendaraan lapis baja 4x4 yang dikembangkan oleh BPPT dan Pindad, mampu mengangkut 13 prajurit, dengan pengemudi di kabin terpisah di sebelah kanan samping mesin.

Panser BTR-40 (БТР-40, dari Бронетранспортёр, atau Bronetransporter, secara harfiah berarti "pengangkut lapis baja") adalah kendaraan pengangkut personel lapis baja dan kendaraan pengintai non-amfibi Soviet yang sering disebut sebagai Sorokovka, APC Soviet pertama yang diproduksi secara massal.

Panser Saladin, atau Alvis Saladin, adalah kendaraan lapis baja Inggris yang dipersenjatai dengan meriam kaliber 76mm, dan setelah diretrofit, dapat melengkapi kemampuan tempur kavaleri.

Menilik dari sejarahnya, Commando Ranger mulai diproduksi pada akhir 1970-an hingga pertengahan tahun 80-an.

Panser Saracen diperkenalkan pada tahun 1960-an untuk membentuk satuan kavaleri TNI-AD.